Yuk, Ikut Mengurangi Pemakaian Kantong Plastik!

Benda apa yang paling akrab dengan kehidupan kita, khususnya ketika berbelanja? Ya kantong plastik. Penggunaan kantong plastik ini sangat banyak terlihat di kehidupan kita, mulai dari belanja sayur di pagi hari, belanja makanan di restoran atau pedagang keliling, belanja di toko kelontong atau supermarket, beli buku sampulnya plastik, hingga belanja di pertokoan di mall-mall. Mengapa kantong plastik sangat dekat dengan kita? karena benda ini merupakan benda yang paling simple dan praktis dalam menyimpan, dapat digunakan dimana-mana selain murah dan juga dapat langsung dibuang ketika tidak terpakai lagi. Namun sadarkah kita ketika kantong plastik yang hanya digunakan sekitar 10-15 menit membutuhkan waktu sekitar 500-1000 tahun untuk diuraikan.

Pemakaian plastik memang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan sehari-hari apalagi dengan harganya yang murah bahkan didapat dengan gratis ketika kita berbelanja, sehingga plastik menjadi sampah yang paling banyak dihasilkan oleh kita dalam sehari. Menurut riset yang diadakan oleh Worldwatch Institute diperkirakan ada 500 juta sampai 1 milyar kantong plastik digunakan penduduk dunia dalam satu tahun. Ini berarti ada sekitar 1 juta kantong plastik per menit. Untuk membuatnya, diperlukan 12 juta barel minyak per tahun, dan 14 juta pohon ditebang. Sudah bisa dibayangkan berapa besar kerusakan alam dan polusi yang bakal dihadapi akibat pemakaian kantong plastik yang berlebihan. Ketika saya datang ke Pesta Blogger 2010 kemarin, teringat ada badut yang mengenakan pakaian penuh dengan sampah plastik dan dia memegang spanduk untuk mengajak kita mengurangi sampah plastik. Hal ini merupakan gambaran dari bumi kita yang telah berteriak karena sebagian besar tubuhnya telah dipenuhi oleh sampah-sampah plastik yang kita hasilkan.


sumber gambar: http://www.ecologygreenworld.com

Kantong plastik sebagai sumber utama dari pencemaran sampah plastik memang tidak dapat kita tinggalkan, bahkan konsumsi terhadap plastik ini sudah masuk dalam tahap mengerikan, namun kita bisa melakukan berbagai hal untuk mengurangi pemakaian kantong plastik tersebut dalam upaya mencegah pencemaran dari sampah plastik pada lingkungan. Hal kecil yang dapat kita lakukan diantaranya:

- Menggunakan tas permanen atau tas belanja sendiri ketika sedang berbelanja ke pasar sehingga tidak memerlukan kantong plastik lagi sebagai media penyimpanan.

- Jika tidak memiliki tas belanja bisa menggunakan kantong plastik sendiri yang dibawa dari rumah sehingga kita dapat mengurangi pemakaian plastik.

- Memilah sampah yang akan kita buang antara yang organik dan non-organik berupa plastik agar mempermudah pengolahan sampahnya nanti.

- Membawa botol minuman sendiri sehingga tidak perlu untuk membeli botol air minum sekali pakai.

- Membawa tempat makanan sendiri seperti piring dan mangkok ketika akan membeli makanan untuk mengurangi pemakaian plastik.

- Jika ke toko buku minta saja kepada kasirnya untuk tidak membungkus buku dengan plastik karena kita bisa membawanya atau memasukkan ke dalam tas.

- Jika membeli barang yang sedikit misalnya permen atau es krim, kita bisa minta ke penjualnya untuk tidak membungkus lagi dengan plastik.

Selain dari masyarakat pemerintah juga bisa menerbitkan suatu peraturan atau regulasi agar pengelola pusat perbelanjaan tidak menyediakan kantong plastik secara gratis. Sehingga konsumen akan tergerak untuk menyiapkan tas belanja sendiri atau memanfaatkan kembali kantong plastik yang pernah dipakai karena untuk mendapatkan kantong plastik baru harus mengeluarkan uang untuk membayarnya.

Untuk merealisasikan semua langkah tersebut merupakan hal yang tidak gampang, saya sendiri mengakui masih terkendala masalah disiplin dalam mengurangi pemakaian kantong plastik. Namun gerakan ini memang harus dimulai dari diri sendiri dan mulai dari hal yang kecil di kehidupan sehari-hari. Kalau bukan kita siapa lagi yang melakukan penyelamatan bumi dari sampah plastik, untuk masa depan dan anak cucu kita nanti dikemudian hari.

January 6, 2011Permalink 12 Comments

MataMata, The Land of Hobbits

Every of you must have been watching Lord of The Ring, the film trilogy consists of three fantasy-adventure films: The Fellowship of the Ring (2001), The Two Towers (2002) and The Return of the King (2003). The trilogy is based on the three-volume book The Lord of the Rings by J. R. R. Tolkien. In this movie you can see the two Hobbit, Frodo and his loyal companion Sam, They both have a quest to destroy the ring which made by the Dark Lord Sauron. If you curious about the life of hobbit, you can find it in MataMata, The land of Hobbiton. Matamata is small rural place in New Zeland. It is known for its unpolluted air and beautiful scenery.

Matamata was chosen to be the site of Hobbiton, home of hobbits, in the Lord of the rings film! The movie company had a new road made to reach the remote set. They also had 37, ‘hobbit-homes’, built, into grassy hillside. This style of home is environmentally friendly, because the earth-covered walls and grassy roof, reduce amount of heat they lose. When filming was over, the company was about to have the set destroyed so that they did not spoil the beautiful natural habitat. However, they received thousands of requests from fans to visit Hobbiton, so they changed their minds. The company was against leaving the whole set, but agreed to leave hobbit homes. Now thousands, of visitors, a year flock to the site. If you ever visit, remember, to get your photo taken in Frodo’s hobbit home.

Welcome Hobbiton

The Land of Hobbits

Hobbit Hills

The Land of Hobbits

Hobbit Hills

The Land of Hobbits

Hobbit Home

The Land of Hobbits

And you can watch this video about Hobbiton of MataMata

Credit:

Photo by http://www.travelkat.com/matamata-the-land-where-hobbits-live

Video by Youtube

December 4, 2010Permalink 1 Comment

Hemat Energi Dengan Blackle Si Google Hitam

blackleUdah pada tahu kan tentang Blackle? Nah bagi yang belom tahu sekadar informasi Blackle adalah Google dalam versi hitam, jadi background pencarian Google semuanya berwarna hitam. Sebenarnya buat apa sih Google mengeluarkan versi hitam dari dirinya itu? Tujuannya adalah untuk  melakukan penghematan energi.. Menurut penelitian bahwa sebuah halaman situs dengan penuh warna putih akan membutuhkan daya 74 watt untuk tampil apalagi sebuag situs yang penuh gambar dan warna [blog gw kayaknya ga hemat energi nih] sementara situs yang penuh warna hitam hanya membutuhkan 59 watt saja. Continue reading

Earth Hour Indonesia 2009

earth-hourKita semua pada tau kan atau ada yang baru tau bahwa tanggal 28 maret 2009 ini akan diadakan kampanye global untuk menekan pemanasan global dalam bentuk gerakan mematikan lampu sejenak selama 60 menit dari pukul 20.30 – 21.30. Jadi seluruh penduduk dunia yang masih memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan bumi dihimbau untuk melakukan pemadaman lampu dan alat elektronik lainnya, ga perlu lama-lama kok cuma 60 menit aja.

Earth Hour tahun ini merupakan kali pertama diadakan dan jakarta dipilih menjadi kota pertama diadakannya kampanye global ini tetapi penduduk kota-kota lain di seluruh Indonesia boleh berpatisipasi Continue reading

Jalan-Jalan Menggunakan Google Earth

googleearth:hore: Akhirnya posting juga setelah sekian lama [emang udah berapa tahun ya..] Nah untuk mengobati rasa kangen penasaran teman-teman ini ada oleh-oleh dari gw abis keliling dunia beberapa hari kemarin.. Ups jangan dibayangkan ya keliling dunia beneran, boro-boro mau keliling dunia, keliling Indonesia aja blom pernah tapi pasti akan gw wujudkan impian gw yang satu ini yaitu keliling dunia..

Keliling dunia yang gw maksud yaitu keliling dunia pakai google earth yaitu layanan dari google di mana kita bisa menjelajahi semua permukaan bumi dari atas mulai dari kutub utara hingga kutub selatan, kota-kota di seluruh belahan dunia maupun penampakan geografis lainnya. Tinggal memasukkan lokasi atau posisi koordinat lintang dan bujur maka sampailah kita ke tempat yang diinginkan..

Dimulai dari Indonesia, ibukota tercinta Jakarta yang terkenal dengan monasnya

Ngesot meluncur sedikit ke arah selatan kita akan menemukan jembatan semanggi, dengan melihatnya dari atas kita pasti tahu kenama jembatan tersebut dinamakan jembatan semanggi karena bentuk dari arsitektur jembatan tersebut mirip dengan daun semanggi [daun semanggi bentuknya gimana sih..?]

Continue reading

TSE (Total Solar Eclipse)

eclipseKemarin bertepatan dengan hari jumat 1 agustus 2008 telah terjadi fenomena alam yang luar biasa yaitu Gerhana Matahari Total (Total Solar Eclipse). Sayangnya tidak semua bagian di belahan bumi ini dapat menyaksikan peristiwa langka tersebut termasuk gw yang berada di Indonesia :hiks: Ini merupakan gambar dari fenomena alam tersebut saya peroleh dari sini.

Gambar sebelum terjadinya gerhana matahari total yang terpantau di Upsminster, UK

Gerhana matahari total dengan latar belakang kastil Jiayuguan, provinsi Gansu, China
Continue reading

Bahaya Sepasang Sumpit

chopstickBanyak makanan yang kita makan mengharuskan kita untuk menggunakan sumpit sebagai pengganti sendok atau garpu. Akan tetapi Tahukah Anda, bagaimana sumpit ini dibuat ?

1. Dipotong dari pohon bambu
2. Diproduksi oleh industri rumah tangga
3. Di “putihkan” dengan menggunakan sulfur dan hidrogen peroxida (tanpa disinfektan)
4. Proses pengeringan seadanya
5. Di kemas seadanya juga untuk di export ke luar negeri
6. Pengiriman ke luar negeri menggunakan kapal laut (terlalu mahal jika menggunakan pesawat)
Dibutuhkan waktu yang cukup lama, contohnya 1 bulan dari Vietnam ke Taiwan .Sementara itu, sumpit yang dikemas dengan seadanya akan sangat besar sekali kemungkinan untuk terkontaminasi oleh kotoran/sarang tikus dan kecoa.
7. Proses pengemasan (tanpa disinfektan) Contoh kasus, untuk setiap penerimaan kargo sumpit di taiwan , akan langsung di distribusikan ke industri rumahan yang akan mengerjakan pengemasannya, dan tanpa proses disinfektan (sterilisasi) akan langsung dikirim ke restoran-restoran sebagai titik akhir distribusi.
8. Dan langsung masuk ke mulut Anda
9. Tahukah Anda, bahwa ada ribuan bahkan jutaan kuman-kuman dan mikroorganisme merugikan yang menetap di
dalam sumpit ?

Semua sisa cairan (pemutih, sulfur, hidrogen peroxida, kotoran tikus, kotoran kecoa, telor kecoa, telor ulat dsb) akan terus menetap di lubang-lubang kecil tersebut sampai Anda menggunakannya.

Sebuah percobaan yang pernah dilakukan :
1. Rendamlah sumpit bambu ini ke dalam air selama 1 minggu, airnya akan menjadi BAU.
2. Kacang polong yang ditanam dengan air rendaman ini akan tumbuh lebih lambat, dan berhenti tumbuh ketika mencapai 5-6 cm dan kemudian mati.
3. Asap pembakaran dari sumpit ini akan bersifat asam.

Cara terbaik adalah bawalah sumpit Anda sendiri.

Sebuah pohon yang berusia 20 tahun bisa menghasilkan sumpit sebanyak 3000 sampai 4000 pasang. Taiwan menggunakan sumpit sebanyak 100 triliun pasang setiap tahun, artinya 29 juta pohon hilang setiap tahunnya.

Dengan begitu banyaknya sisa-sisa penggunaan sumpit, apakah tidak mungkin ada orang yang demi keuntungan semata, melakukan pendaurulangan kembali sumpit-sumpit sisa pakai tersebut dengan cara diatas (sulfur dan hidrogen peroxida) untuk dijual kembali ?

Sumber : Carilah di google dengan keyword “Chopstick controversy”
Chopstick controversy: China eats its forest away

March 24, 2008Permalink 7 Comments