[Heboh] Makanan Daur Ulang dari Sampah Daging Olahan

Sep 12

daging-olahanAkhir-akhir ini di televisi ramai dibicarakan mengenai makanan atau daging yang bermasalah, mulai dari daging glongongan, daging sapi yang dicampur dengan daging babi, daging tikus yang disamarkan menjadi daging ayam, daging ayam yang disuntik air, daging berformalin sampai ikan yang diberi pemutih dan yang terakhir adalah makanan daur ulang dari sampah daging olahan.Negeri Indonesia yang katanya makmur ini memang harus menyaksikan realita masyarakatnya memakan makanan kadaluarsa, nasi aking, eceng gondok sampai yang terakhir memakan sampah. Apakah sebegitu parahkah keadaan masyarakat kita sehingga menjadikan sampah sebagai makanan. Seperti yang dikutip dari sini

Anda sebaiknya waspada saat membeli makanan jadi yang tidak jelas produsennya. Bila tidak hati-hati, bisa jadi Anda mengonsumsi makanan yang diolah dari limbah hotel. Seperti temuan Suku Dinas Perikanan dan Peternakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, baru-baru ini. Tim menemukan usaha pengolahan makanan dengan bahan baku sisa-sisa makanan hotel. Produk ini sudah menyebar di sejumlah pasar tradisional di Jakarta Barat.

Produsen makanan olahan sampah ini mendapatkan limbah-limbah makanan sampah tersebut dari hotel yang dikumpulkan oleh para pemulung. Nah yang menjadi pertanyaan bagaimana sebenarnya prosedur pengolahan sampah dari hotel tersebut? Siapa yang yang layak dipermasalahkan tidak adakah pihak yang mengatur bagaimana prosedur pembuangan limbah dari hotel-hotel tersebut atau mereka semua seolah tutup mata dengan fenomena yang ada karena mata dan mulut mereka telah ditutup dengan segepok uang suap..

Praktek membuat makanan daur ulang dari sampah daging olahan ini sebenarnya sudah lama berjalan namun baru terungkap sekarang, seperti yang masih dikutip dari sini..

Pemilik usaha itu, Darmo mengaku telah menjalankan usahanya selama lima tahun. Menurut Darmo, sisa makanan itu diperolehnya dari sampah hotel-hotel di Jakarta. Agar lebih menarik, sebelum diolah kembali, sisa makanan tersebut diberi pewarna tekstil. Dengan begitu warna makanan semakin menarik. Produk makanan hasil daur ulang sampah ini kemudian dijual di sejumlah pasar tradisional di Jakarta Barat.

Alur dari pembuatan makan olahan dari daging sampah ini bermulai dari hotel yang membuang limbahnya ke penampungan sampah kemudian oleh para pemulung dikupulkan dan di jual kepada pengumpul nah dari pengumpul akan dijual kepada pengolah. Oleh pengolah makanan sampah tersebut akan disamarkan agar tidak kentara bahwa makanan tersebut berasal dari sampah dengan direndam dengan formalin kemudian diberikan pewarna textil agar warna makana terlihat segar..

Bagi para pengolah dan penjual makan tersebut apakah mereka tidak merasa berdosa dengan apa yang telah mereka lakukan, karena hal tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan bahkan dapat mengakibatkan kematian atau memang kondisi real di masyarakat yang menyukai membeli makanan seperti ini karena keterbatasan ekonomi yang mereka miliki..

Kita memang dianjurkan untuk memakan makanan yang halal dan baik, nah kalau makan sampah begini masihkah bisa dibilang halal dan baik ?

:shock3::shock3::shock3:

65 comments

  1. iya ya lagi heboh-hebohnya tuh jadi takut nih :tampar::tampar:

  2. Makannya saya lebih memilih tempe daripada daging…:hihi:

    orangnduts last blog post..VGA Card Eksternal (Bikin Laptop Seperti PC Desktop)

  3. woloh….kebacut itu orang-orang
    jah!

  4. :melet: iyyy jadi pengen muntah jijik bgt …. uhhh orang2 tidak bertanggung janab tu

    pLuTos last blog post..mulailah sesuatu dari yang tersulit

  5. memang, skrang bnyak para pedagang yng tidak bermoral,,
    skrang mndingan beli yang masih hidup-nya aja, klo beli ayam mndingan langsung dari kandangnya, klo beli ikan mndingan lngsung dri kolamnya dan klo mu beli daging sapi mndingan “nyembelih sendiri aja”, heee nyembelih sendiri!!!:tampar:

  6. untunglah sayah males ngunyah…

    dan belum ada berita nyah “[Heboh] Minuman Daur Ulang dari Sampah Daging Olahan”

    :hore:

    lalas last blog post..this blog closed indefinitely

  7. Emang musti ekstra hati- hati ya….

    Aki Herrys last blog post..RumahDiDagoAtas

  8. Hiyaaaaa… kayaknya orang-orang “sekelas” itu yang harus DI DAUR ULANG, DIINSTALL ULANG [gak cukup DI REFRESH]. Mungkin ada bad sector di otak or hati mereka, sehingga segala VIRUSES gak ke-SCAN lagi. :mikir:

  9. hayahhh.. untuung waktu tandang ke Jkt kagak jajan di luaran… hufff…. :cuex2: :kringetan:

  10. bagus tuh… di daur ulang, kan gak jadi sampah :ngakak:

    Wempis last blog post..Wilmar Recruitment on Campus – 19 Sept 2008

  11. bos…minta ijin nge-link ya, isinya bagus-bagus….kalo keberatan nanti kontak saya ya…trims. oiya makasih udah mampir….:plis:

    geRrilyawans last blog post..Eksperimen Kuliner Indonesia

  12. bener2 ngeri
    tapi kenapa masih ada yg beli ya? :D

    achoeys last blog post..Nujulu Qur’an

  13. :demo: ayo hajar tuh yang jual.. mau cari uang tapi merugikan orang lain..
    mental copet itu namanya.. pingin enak dengan cara mudah..

  14. ini baru JUNK FOOD….

    :waaa:

    mungkin karena terdorong untuk membantu menyelamatkan bumi dari ancaman global warming jadi dia mau mengolah sampah menjadi makanan ya ?

    :diem:

  15. nurintan /

    global warming kiamat:tampar:
    tetep dij jual rugi juga:lempar:
    apa dong?????????:sliwer2:

Leave a Reply

bignose blush pundung cool matek emmph cry fufu gross hmm2 hoam oyaoya kirkan maap laugh muzics nguantuk nguomel nyuesel nyucuk kikik really suebel sipu2 sleep som surprise2 walk woot wowwow more »

*