20 Juli Hari Tanpa TV

Jul 16

Latar Belakang dan Tujuan HTT 2008

Mungkin sebagian besar dari kita menganggap televisi sebagai barang primer yang selalu ada dalam kehidupan kita, rasanya sehari hidup tanpa televisi serasa kita kembali ke jaman prasejarah [berlebihan banget nich...] Kita pasti akan merasakan ketinggalan segala berita mulai dari berita politik, pilkada, kerusuhan, ekonomi, kenaikan harga barang sampai berita yang saya anggap sangat tidak penting namun digandrungi banyak orang apalagi dan tidak bukan adalah infotainment :muntah:

Pengertian Hari Tanpa TV adalah hari dimana keluarga-keluarga di Indonesia tidak mengkonsumsi siaran televisi selama sehari agar mereka dapat merasakan bahwa hidup bisa lebih bernilai dan bermakna ketika banyak kegiatan lain yang dapat dilakukan lebih berguna daripada menonton televisi.

Nah jika ingin merasakan pengalaman seharian tanpa TV mungkin ada baiknya untuk ikutan dalam kampanye Hari Tanpa Televisi (HTT) yang pada tahun ini mengambil tanggal 20 juli 2008 sebagai tanggal pelaksanaan dan memiliki seruan “Turn Off TV, Turn On Live”. Acara tersebut menurut Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) digagas untuk mengurangi efek negatif dari tayangan televisi.

Hal ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap beberapa tayangan televisi akhir-akhir ini yang lebih banyak memberikan efek negatif bagi perkembangan anak. Menurut penelitian YPMA (Yayasan Pengembangan Media Anak) menunjukkan jumlah jam menonton TV pada anak usia SD berkisar 30-35 jam dalam seminggu atau bisa menjadi 1600 jam dalam setahun. Bandingkan dengan jumlah jam belajar di sekolah dasar negeri yang hanya sekitar 740 jam setahun. :tolong:

Untuk itulah perlu ditumbuhkan sikap kritis anak-anak, remaja, orangtua, dan seluruh lapisan masyarkat dalam menggunakan televisi, agar dapat terhindar dari dampak negatifnya dan dapat mengoptimalkan fungsi televisi sebagai sumber informasi dan pengetahuan. Sikap kritis tersebut dapat berupa perilaku cerdas dalam mengkonsumsi media, dalam arti dapat memilih isi media yang sesuai, dan dapat membatasi jumlah jam menggunakan media dengan bijak.

Berikut adalah beberapa tayangan anak beserta kategorinya apakah layak untuk dikonsumsi oleh anak yang bersumber dari YPMA :
kategori aman :
Varia anak (TVRI), Bocah Petualang, Laptop Si Unyil, Si Bolang ke Kota, Buku Harian Si Unyil (Trans 7), Surat sahabat,  Cerita Anak, Main Yuk (Trans TV), Dora The Explorer, Chalkzone, Backyardians (Global TV), Masa Kalah sama anak-anak(TV One)

kategori hati-hati :
Idola Cilik, Idola Cilik Seleb, Doraemon(RCTI), Casper(TPI), Transformers(ANTV), Pokemon, Bakugan Battle, AFI Junior(IVM), Scooby Doo(Trans 7), Spongebob Squarepants, Avatar (Global TV).

kategori bahaya :
Tom & jerry, Crayon Shincan (RCTI), Si Entong (TPI), Popeye, Oggi & The Cockroaches(ANTV), Detective Conan, Dragon Ball(IVM), One Piece, Naruto(Global TV).

Wiw banyak juga ya, tapi itu baru seberapa dari beberapa tayangan yang masuk dalam kategori bahaya, semoga aja hari tanpa TV bisa terus dilaksanakan tiap hari. Nah trus dapat pasokan informasi darimana kalo begitu?? Kan masih ada koran, majalah, internet… Apa bisa nich :gg4:

14 comments

  1. hahaah,,,,,,??
    yoi jar ,,,,, gw kunjungi,,,,
    gw lagi add taman2 di blog gw,,,,,??
    biar anak kalo mau ngunjungu blog teman2 ,,,,?? siep lah

    sabdos last blog post..Avenged Sevenfold-Seize The Day

  2. waduh… kok doraemon kategori hati2… waduh… kesukaan gw om…. hiks..hiks…

  3. kalo saya hampir tap ari tanpa TV, asal jangan hari minggu….! soalnya hari minggu waktunya fil kartun……!

    tanpa TV is OK la……asal jangan tanpa INTERNET

    cinkers last blog post..Postingan Hasil Dari Nyolong

  4. kalo telenovela masuk kategori apa om!

    trendys last blog post..Musim Hujan Mesti Ngapain!

  5. aaaah … ndak pernah nonton tipi saya…

    Chics last blog post..Jakarta itu (ternyata) Kota Pantai

  6. doraemon kok kategori hati2..fave tuww..
    detective conand…avatar..scooby doo..
    :((

    lindaleenks last blog post..Googling

  7. benar..televisi tuh sekarang lebih banyak membawa dampak negatrifnya daripada positif…..

    kang boims last blog post..rekruitmen pegawai PLN

  8. untung saya gak punya TV hehehe…
    tapi tgl 20 ada kopdar di Ragunan, wah..kebtulan sekali, jadi gak bisa nonton TV saya.

    antowns last blog post..Duk Thak…, Duk thak Duorr!!

  9. sehari tanpa tv, bakal di ganti seharian di warnet, hahaha :mrgreen:

    Wempis last blog post..Beasiswa Jamsostek

  10. tanpa tv.. it’s ok. kan masi bisa blogwalking hehehe….

    emyous last blog post..Tentang Superboy dan Superman

  11. kalau tiada dvd memang mending tanpa tv hueheuheuhue

    barusan juga abis talkshow nih ma orang Bandung School of Communication Studies (BASCOMMS) kampanyean pada ceritanya huhuhuh

    ah.. minggu nanti emang mao ke kondangan

    pasti ta sempat nonton tv hihihi

    natazyas last blog post..Muvee again and again :D

  12. salam
    setelah sering ngenet, saya jarang nonton TV kecuali news atau movie yang menarik :)

    nenyoks last blog post..Ma Erot Sang Maestro

  13. hidup tanpa TV? tak masalah, asal internet lancar…. :D

    fennys last blog post..Aku libur… Kemana aja?

  14. Hampir 2 tahun kami menikah, belum punya TV. memang komitmen untuk tidak pasang TV. sampe dibujuk-bujuk oleh ortu & ipar untuk ditransfer uang guna beli TV, disangka tidak punya uang.

    No TV:
    Kami setuju bahwa TV bukan saja penghibur yang paling murah (dengan harga <1 juta, segalanya tertayang) namun juga adalah pencuri komunikasi keluarga yang paling handal, dan pembujuk ulung untuk menyia-nyiakan waktu belajar atau bekerja.
    Sebelumnya saya tinggal di Jakarta dengan tingkat kesibukan yang sangat merontokkan tulang. Selain kadung sentimen dengan tayangannya, juga tidak sempat menonton TV kecuali beberapa jam di hari libur (sabtu libur kerja tapi ke kampus, minggu libur tapi ngurusin gereja juga seharian). Komitmen “hidup tanpa TV” pada waktu itu rasanya suatu hal yang mudah saja, bukan:)

    Here come the problems:
    1. menjalani hidup tanpa TV di suatu kota yang lebih kecil (sekarang SOlo, dulu Jakarta), juauuuh dari keluarga manapun, belum punya junior dan kerjaan idaman yang tak kunjung tiba alias nganggur, ternyata beraaaat juga.
    2. banyak keluarga yang menakut-nakuti dengan cerita mereka sendiri. ada keluarga teman yang senior, anaknya nenangga terus buat nonton TV, tante juga cerita sempet komitmen tidak pakai TV tapi ditegur tetangga, karena pembantunya dua-duanya sering nonton di sana.
    3. nggak pakai TV bukan berarti hidup irit:) level keuangan kami dengan hidup ber-2 tanpa anak, adalah cukup-cukup ngepas. tanpa TV, kami harus banyak menabung bukan hanya untuk kebutuhan pokok saja, tapi juga hiburan-hiburan diluar seperti sewa VCD original (harus pinter2 atur duit dan waktu nonton disesuaikan dengan prioritas kebutuhan laptop buat kerja), nonton bioskop (yang ternyata di kota ini, jarang film bagus tayang di bioskop, sebel), seksama banget beli koran & tabloid (biar pas beli, kebaca semua beritanya)
    4. udah nggak kenal bintang sinetron terbaru yang muncul di tabloid. biarlah, nggak pernah tertarik juga:)
    5. tanpa sadar, bebarapa kesempatan ke shopping center, kami berdua dengan noraknya bengong di depan TV display:)
    6. kadang-kadang jenuh juga. kalo frustasi kami sering mikir buat nyerah.

    untungnya:
    1. punya waktu ngobrol. secapek apapun suami pulang kerja, pasti dia ngobrol dengan istrinya, secara nggak ada lagi orang, hehe. ini serius, beberapa teman ngeluh, cuma hitungan bulan mereka menikah, tapi komunikasi kurang. pada saat tubuh capek banget, lebih enak nonton gambar bergerak daripada sayang-sayangan ama pasangan.
    2. lebih efisien waktu kerja dan belajar (suami ada persiapan untuk ambil pendidikan lebih lanjut)
    3. kreatif, nggali potensi kota setempat. cari-cari hiburan gratis atau mur-mer. jadi pernah nonton wayang orang, kirab keraton, dan hal-hal macem gitu deh.

    manfaat besar datang bersamaan dengan perjuangan yang nggak kalah beratnya. moga-moga kami bertahan. I love my husband so much, hopefully there are always times for us to chat until death do us apart. ameeeein:)

Leave a Reply

bignose blush pundung cool matek emmph cry fufu gross hmm2 hoam oyaoya kirkan maap laugh muzics nguantuk nguomel nyuesel nyucuk kikik really suebel sipu2 sleep som surprise2 walk woot wowwow more »

*

Stop censorship

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin