Cinta Itu Seperti Orang Yang Sedang Menunggu Bis
headline »
Sat, 28/08/10 – 22:21 | No Comment

Sebuah analogi yang bagus untuk menggambarkan tentang sebuah ungkapan yang disebut Cinta. Sampai sekarang apabila tiap-tipa individu ditanya tentang apa gambaran yang pas tentang cinta maka pasti mereka akan merasa kesulitan untuk menerangkannya. Karena kata …

Read the full story »
computer

Semua tentang hal-hal yang berhubungan dengan komputer mengenai info dan tips dan trik mengenai komputer

Film

Berisi tentang movie review yang membahas film-film yang beredar, baik film lokal maupun mancanegara

Friends of Mine

emfajar.net berusaha berbagi keceriaan bersama teman-teman dan sahabat baik itu kopdar dan jalan-jalan

Internet

Tentang hal-hal baru dan menarik yang ada di dunia internet, baik berupa tips dan trick maupun referensi suatu situs

wordpress

Semua tentang wordpress dan yang berhubungan dengan wordpress, baik tips dan trik maupun berita terupate dari wordpress

Home » Film

20 Juli Hari Tanpa TV

Submitted by Citrus on Wednesday, 16 July 200814 Comments

Latar Belakang dan Tujuan HTT 2008

Mungkin sebagian besar dari kita menganggap televisi sebagai barang primer yang selalu ada dalam kehidupan kita, rasanya sehari hidup tanpa televisi serasa kita kembali ke jaman prasejarah [berlebihan banget nich...] Kita pasti akan merasakan ketinggalan segala berita mulai dari berita politik, pilkada, kerusuhan, ekonomi, kenaikan harga barang sampai berita yang saya anggap sangat tidak penting namun digandrungi banyak orang apalagi dan tidak bukan adalah infotainment :muntah:

Pengertian Hari Tanpa TV adalah hari dimana keluarga-keluarga di Indonesia tidak mengkonsumsi siaran televisi selama sehari agar mereka dapat merasakan bahwa hidup bisa lebih bernilai dan bermakna ketika banyak kegiatan lain yang dapat dilakukan lebih berguna daripada menonton televisi.

Nah jika ingin merasakan pengalaman seharian tanpa TV mungkin ada baiknya untuk ikutan dalam kampanye Hari Tanpa Televisi (HTT) yang pada tahun ini mengambil tanggal 20 juli 2008 sebagai tanggal pelaksanaan dan memiliki seruan “Turn Off TV, Turn On Live”. Acara tersebut menurut Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) digagas untuk mengurangi efek negatif dari tayangan televisi.

Hal ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap beberapa tayangan televisi akhir-akhir ini yang lebih banyak memberikan efek negatif bagi perkembangan anak. Menurut penelitian YPMA (Yayasan Pengembangan Media Anak) menunjukkan jumlah jam menonton TV pada anak usia SD berkisar 30-35 jam dalam seminggu atau bisa menjadi 1600 jam dalam setahun. Bandingkan dengan jumlah jam belajar di sekolah dasar negeri yang hanya sekitar 740 jam setahun. :tolong:

Untuk itulah perlu ditumbuhkan sikap kritis anak-anak, remaja, orangtua, dan seluruh lapisan masyarkat dalam menggunakan televisi, agar dapat terhindar dari dampak negatifnya dan dapat mengoptimalkan fungsi televisi sebagai sumber informasi dan pengetahuan. Sikap kritis tersebut dapat berupa perilaku cerdas dalam mengkonsumsi media, dalam arti dapat memilih isi media yang sesuai, dan dapat membatasi jumlah jam menggunakan media dengan bijak.

Berikut adalah beberapa tayangan anak beserta kategorinya apakah layak untuk dikonsumsi oleh anak yang bersumber dari YPMA :
kategori aman :
Varia anak (TVRI), Bocah Petualang, Laptop Si Unyil, Si Bolang ke Kota, Buku Harian Si Unyil (Trans 7), Surat sahabat,  Cerita Anak, Main Yuk (Trans TV), Dora The Explorer, Chalkzone, Backyardians (Global TV), Masa Kalah sama anak-anak(TV One)

kategori hati-hati :
Idola Cilik, Idola Cilik Seleb, Doraemon(RCTI), Casper(TPI), Transformers(ANTV), Pokemon, Bakugan Battle, AFI Junior(IVM), Scooby Doo(Trans 7), Spongebob Squarepants, Avatar (Global TV).

kategori bahaya :
Tom & jerry, Crayon Shincan (RCTI), Si Entong (TPI), Popeye, Oggi & The Cockroaches(ANTV), Detective Conan, Dragon Ball(IVM), One Piece, Naruto(Global TV).

Wiw banyak juga ya, tapi itu baru seberapa dari beberapa tayangan yang masuk dalam kategori bahaya, semoga aja hari tanpa TV bisa terus dilaksanakan tiap hari. Nah trus dapat pasokan informasi darimana kalo begitu?? Kan masih ada koran, majalah, internet… Apa bisa nich :gg4:

14 Comments »

  • sabdo said:

    hahaah,,,,,,??
    yoi jar ,,,,, gw kunjungi,,,,
    gw lagi add taman2 di blog gw,,,,,??
    biar anak kalo mau ngunjungu blog teman2 ,,,,?? siep lah

    sabdos last blog post..Avenged Sevenfold-Seize The Day

  • masenchipz said:

    waduh… kok doraemon kategori hati2… waduh… kesukaan gw om…. hiks..hiks…

  • cinker said:

    kalo saya hampir tap ari tanpa TV, asal jangan hari minggu….! soalnya hari minggu waktunya fil kartun……!

    tanpa TV is OK la……asal jangan tanpa INTERNET

    cinkers last blog post..Postingan Hasil Dari Nyolong

  • trendy said:

    kalo telenovela masuk kategori apa om!

    trendys last blog post..Musim Hujan Mesti Ngapain!

  • Chic said:

    aaaah … ndak pernah nonton tipi saya…

    Chics last blog post..Jakarta itu (ternyata) Kota Pantai

  • lindaleenk said:

    doraemon kok kategori hati2..fave tuww..
    detective conand…avatar..scooby doo..
    :((

    lindaleenks last blog post..Googling

  • kang boim said:

    benar..televisi tuh sekarang lebih banyak membawa dampak negatrifnya daripada positif…..

    kang boims last blog post..rekruitmen pegawai PLN

  • antown said:

    untung saya gak punya TV hehehe…
    tapi tgl 20 ada kopdar di Ragunan, wah..kebtulan sekali, jadi gak bisa nonton TV saya.

    antowns last blog post..Duk Thak…, Duk thak Duorr!!

  • Wempi said:

    sehari tanpa tv, bakal di ganti seharian di warnet, hahaha :mrgreen:

    Wempis last blog post..Beasiswa Jamsostek

  • emyou said:

    tanpa tv.. it’s ok. kan masi bisa blogwalking hehehe….

    emyous last blog post..Tentang Superboy dan Superman

  • natazya said:

    kalau tiada dvd memang mending tanpa tv hueheuheuhue

    barusan juga abis talkshow nih ma orang Bandung School of Communication Studies (BASCOMMS) kampanyean pada ceritanya huhuhuh

    ah.. minggu nanti emang mao ke kondangan

    pasti ta sempat nonton tv hihihi

    natazyas last blog post..Muvee again and again :D

  • nenyok said:

    salam
    setelah sering ngenet, saya jarang nonton TV kecuali news atau movie yang menarik :)

    nenyoks last blog post..Ma Erot Sang Maestro

  • fenny said:

    hidup tanpa TV? tak masalah, asal internet lancar…. :D

    fennys last blog post..Aku libur… Kemana aja?

  • dhina said:

    Hampir 2 tahun kami menikah, belum punya TV. memang komitmen untuk tidak pasang TV. sampe dibujuk-bujuk oleh ortu & ipar untuk ditransfer uang guna beli TV, disangka tidak punya uang.

    No TV:
    Kami setuju bahwa TV bukan saja penghibur yang paling murah (dengan harga <1 juta, segalanya tertayang) namun juga adalah pencuri komunikasi keluarga yang paling handal, dan pembujuk ulung untuk menyia-nyiakan waktu belajar atau bekerja.
    Sebelumnya saya tinggal di Jakarta dengan tingkat kesibukan yang sangat merontokkan tulang. Selain kadung sentimen dengan tayangannya, juga tidak sempat menonton TV kecuali beberapa jam di hari libur (sabtu libur kerja tapi ke kampus, minggu libur tapi ngurusin gereja juga seharian). Komitmen “hidup tanpa TV” pada waktu itu rasanya suatu hal yang mudah saja, bukan:)

    Here come the problems:
    1. menjalani hidup tanpa TV di suatu kota yang lebih kecil (sekarang SOlo, dulu Jakarta), juauuuh dari keluarga manapun, belum punya junior dan kerjaan idaman yang tak kunjung tiba alias nganggur, ternyata beraaaat juga.
    2. banyak keluarga yang menakut-nakuti dengan cerita mereka sendiri. ada keluarga teman yang senior, anaknya nenangga terus buat nonton TV, tante juga cerita sempet komitmen tidak pakai TV tapi ditegur tetangga, karena pembantunya dua-duanya sering nonton di sana.
    3. nggak pakai TV bukan berarti hidup irit:) level keuangan kami dengan hidup ber-2 tanpa anak, adalah cukup-cukup ngepas. tanpa TV, kami harus banyak menabung bukan hanya untuk kebutuhan pokok saja, tapi juga hiburan-hiburan diluar seperti sewa VCD original (harus pinter2 atur duit dan waktu nonton disesuaikan dengan prioritas kebutuhan laptop buat kerja), nonton bioskop (yang ternyata di kota ini, jarang film bagus tayang di bioskop, sebel), seksama banget beli koran & tabloid (biar pas beli, kebaca semua beritanya)
    4. udah nggak kenal bintang sinetron terbaru yang muncul di tabloid. biarlah, nggak pernah tertarik juga:)
    5. tanpa sadar, bebarapa kesempatan ke shopping center, kami berdua dengan noraknya bengong di depan TV display:)
    6. kadang-kadang jenuh juga. kalo frustasi kami sering mikir buat nyerah.

    untungnya:
    1. punya waktu ngobrol. secapek apapun suami pulang kerja, pasti dia ngobrol dengan istrinya, secara nggak ada lagi orang, hehe. ini serius, beberapa teman ngeluh, cuma hitungan bulan mereka menikah, tapi komunikasi kurang. pada saat tubuh capek banget, lebih enak nonton gambar bergerak daripada sayang-sayangan ama pasangan.
    2. lebih efisien waktu kerja dan belajar (suami ada persiapan untuk ambil pendidikan lebih lanjut)
    3. kreatif, nggali potensi kota setempat. cari-cari hiburan gratis atau mur-mer. jadi pernah nonton wayang orang, kirab keraton, dan hal-hal macem gitu deh.

    manfaat besar datang bersamaan dengan perjuangan yang nggak kalah beratnya. moga-moga kami bertahan. I love my husband so much, hopefully there are always times for us to chat until death do us apart. ameeeein:)

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

:hihi: :hiks: :melet: :nangis: :ngakak: :yess: :sip: :sliwer2: :cium: :demo: :blsh2: :tampar: :naksir2: :shock3: :lempar: :hore: :maho: more »

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes