<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
> <channel><title>Comments on: 20 Juli Hari Tanpa TV</title> <atom:link href="http://www.emfajar.net/film/20-juli-hari-tanpa-tv/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://www.emfajar.net/film/20-juli-hari-tanpa-tv/</link> <description>Sharing about Blogging, Internet, Wordpress, Experience and Travelling</description> <lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 08:59:14 +0000</lastBuildDate> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator> <item><title>By: dhina</title><link>http://www.emfajar.net/film/20-juli-hari-tanpa-tv/comment-page-1/#comment-3438</link> <dc:creator>dhina</dc:creator> <pubDate>Sat, 10 Jan 2009 11:22:23 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://www.emfajar.net/?p=90#comment-3438</guid> <description>Hampir 2 tahun kami menikah, belum punya TV. memang komitmen untuk tidak pasang TV. sampe dibujuk-bujuk oleh ortu &amp; ipar untuk ditransfer uang guna beli TV, disangka tidak punya uang.
No TV:
Kami setuju bahwa TV bukan saja penghibur yang paling murah (dengan harga &lt;1 juta, segalanya tertayang) namun juga adalah pencuri komunikasi keluarga yang paling handal, dan pembujuk ulung untuk menyia-nyiakan waktu belajar atau bekerja.
Sebelumnya saya tinggal di Jakarta dengan tingkat kesibukan yang sangat merontokkan tulang. Selain kadung sentimen dengan tayangannya, juga tidak sempat menonton TV kecuali beberapa jam di hari libur (sabtu libur kerja tapi ke kampus, minggu libur tapi ngurusin gereja juga seharian). Komitmen &quot;hidup tanpa TV&quot; pada waktu itu rasanya suatu hal yang mudah saja, bukan:)
Here come the problems:
1. menjalani hidup tanpa TV di suatu kota yang lebih kecil (sekarang SOlo, dulu Jakarta), juauuuh dari keluarga manapun, belum punya junior dan kerjaan idaman yang tak kunjung tiba alias nganggur, ternyata beraaaat juga.
2. banyak keluarga yang menakut-nakuti dengan cerita mereka sendiri. ada keluarga teman yang senior, anaknya nenangga terus buat nonton TV, tante juga cerita sempet komitmen tidak pakai TV tapi ditegur tetangga, karena pembantunya dua-duanya sering nonton di sana.
3. nggak pakai TV bukan berarti hidup irit:) level keuangan kami dengan hidup ber-2 tanpa anak, adalah cukup-cukup ngepas. tanpa TV, kami harus banyak menabung bukan hanya untuk kebutuhan pokok saja, tapi juga hiburan-hiburan diluar seperti sewa VCD original (harus pinter2 atur duit dan waktu nonton disesuaikan dengan prioritas kebutuhan laptop buat kerja), nonton bioskop (yang ternyata di kota ini, jarang film bagus tayang di bioskop, sebel), seksama banget beli koran &amp; tabloid (biar pas beli, kebaca semua beritanya)
4. udah nggak kenal bintang sinetron terbaru yang muncul di tabloid. biarlah, nggak pernah tertarik juga:)
5. tanpa sadar, bebarapa kesempatan ke shopping center, kami berdua dengan noraknya bengong di depan TV display:)
6. kadang-kadang jenuh juga. kalo frustasi kami sering mikir buat nyerah.
untungnya:
1. punya waktu ngobrol. secapek apapun suami pulang kerja, pasti dia ngobrol dengan istrinya, secara nggak ada lagi orang, hehe. ini serius, beberapa teman ngeluh, cuma hitungan bulan mereka menikah, tapi komunikasi kurang. pada saat tubuh capek banget, lebih enak nonton gambar bergerak daripada sayang-sayangan ama pasangan.
2. lebih efisien waktu kerja dan belajar (suami ada persiapan untuk ambil pendidikan lebih lanjut)
3. kreatif, nggali potensi kota setempat. cari-cari hiburan gratis atau mur-mer. jadi pernah nonton wayang orang, kirab keraton, dan hal-hal macem gitu deh.
manfaat besar datang bersamaan dengan perjuangan yang nggak kalah beratnya. moga-moga kami bertahan. I love my husband so much, hopefully there are always times for us to chat until death do us apart. ameeeein:)</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Hampir 2 tahun kami menikah, belum punya TV. memang komitmen untuk tidak pasang TV. sampe dibujuk-bujuk oleh ortu &amp; ipar untuk ditransfer uang guna beli TV, disangka tidak punya uang.</p><p>No TV:<br
/> Kami setuju bahwa TV bukan saja penghibur yang paling murah (dengan harga &lt;1 juta, segalanya tertayang) namun juga adalah pencuri komunikasi keluarga yang paling handal, dan pembujuk ulung untuk menyia-nyiakan waktu belajar atau bekerja.<br
/> Sebelumnya saya tinggal di Jakarta dengan tingkat kesibukan yang sangat merontokkan tulang. Selain kadung sentimen dengan tayangannya, juga tidak sempat menonton TV kecuali beberapa jam di hari libur (sabtu libur kerja tapi ke kampus, minggu libur tapi ngurusin gereja juga seharian). Komitmen &#8220;hidup tanpa TV&#8221; pada waktu itu rasanya suatu hal yang mudah saja, bukan:)</p><p>Here come the problems:<br
/> 1. menjalani hidup tanpa TV di suatu kota yang lebih kecil (sekarang SOlo, dulu Jakarta), juauuuh dari keluarga manapun, belum punya junior dan kerjaan idaman yang tak kunjung tiba alias nganggur, ternyata beraaaat juga.<br
/> 2. banyak keluarga yang menakut-nakuti dengan cerita mereka sendiri. ada keluarga teman yang senior, anaknya nenangga terus buat nonton TV, tante juga cerita sempet komitmen tidak pakai TV tapi ditegur tetangga, karena pembantunya dua-duanya sering nonton di sana.<br
/> 3. nggak pakai TV bukan berarti hidup irit:) level keuangan kami dengan hidup ber-2 tanpa anak, adalah cukup-cukup ngepas. tanpa TV, kami harus banyak menabung bukan hanya untuk kebutuhan pokok saja, tapi juga hiburan-hiburan diluar seperti sewa VCD original (harus pinter2 atur duit dan waktu nonton disesuaikan dengan prioritas kebutuhan laptop buat kerja), nonton bioskop (yang ternyata di kota ini, jarang film bagus tayang di bioskop, sebel), seksama banget beli koran &amp; tabloid (biar pas beli, kebaca semua beritanya)<br
/> 4. udah nggak kenal bintang sinetron terbaru yang muncul di tabloid. biarlah, nggak pernah tertarik juga:)<br
/> 5. tanpa sadar, bebarapa kesempatan ke shopping center, kami berdua dengan noraknya bengong di depan TV display:)<br
/> 6. kadang-kadang jenuh juga. kalo frustasi kami sering mikir buat nyerah.</p><p>untungnya:<br
/> 1. punya waktu ngobrol. secapek apapun suami pulang kerja, pasti dia ngobrol dengan istrinya, secara nggak ada lagi orang, hehe. ini serius, beberapa teman ngeluh, cuma hitungan bulan mereka menikah, tapi komunikasi kurang. pada saat tubuh capek banget, lebih enak nonton gambar bergerak daripada sayang-sayangan ama pasangan.<br
/> 2. lebih efisien waktu kerja dan belajar (suami ada persiapan untuk ambil pendidikan lebih lanjut)<br
/> 3. kreatif, nggali potensi kota setempat. cari-cari hiburan gratis atau mur-mer. jadi pernah nonton wayang orang, kirab keraton, dan hal-hal macem gitu deh.</p><p>manfaat besar datang bersamaan dengan perjuangan yang nggak kalah beratnya. moga-moga kami bertahan. I love my husband so much, hopefully there are always times for us to chat until death do us apart. ameeeein:)</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: fenny</title><link>http://www.emfajar.net/film/20-juli-hari-tanpa-tv/comment-page-1/#comment-544</link> <dc:creator>fenny</dc:creator> <pubDate>Sun, 20 Jul 2008 08:51:04 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://www.emfajar.net/?p=90#comment-544</guid> <description>hidup tanpa TV? tak masalah, asal internet lancar.... :D
fennys last blog post..&lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/~r/funkylove/~3/338841641/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Aku libur… Kemana aja?&lt;/a&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>hidup tanpa TV? tak masalah, asal internet lancar&#8230;. :D</p><p>fennys last blog post..<a
href="http://feeds.feedburner.com/~r/funkylove/~3/338841641/" rel="nofollow">Aku libur… Kemana aja?</a></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: nenyok</title><link>http://www.emfajar.net/film/20-juli-hari-tanpa-tv/comment-page-1/#comment-541</link> <dc:creator>nenyok</dc:creator> <pubDate>Sat, 19 Jul 2008 12:16:40 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://www.emfajar.net/?p=90#comment-541</guid> <description>salam
setelah sering ngenet, saya jarang nonton TV kecuali news atau movie yang menarik :)
nenyoks last blog post..&lt;a href=&quot;http://nenyok.wordpress.com/2008/07/19/ma-erot-sang-maestro/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Ma Erot Sang Maestro&lt;/a&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>salam<br
/> setelah sering ngenet, saya jarang nonton TV kecuali news atau movie yang menarik :)</p><p>nenyoks last blog post..<a
href="http://nenyok.wordpress.com/2008/07/19/ma-erot-sang-maestro/" rel="nofollow">Ma Erot Sang Maestro</a></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: natazya</title><link>http://www.emfajar.net/film/20-juli-hari-tanpa-tv/comment-page-1/#comment-517</link> <dc:creator>natazya</dc:creator> <pubDate>Thu, 17 Jul 2008 10:39:17 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://www.emfajar.net/?p=90#comment-517</guid> <description>kalau tiada dvd memang mending tanpa tv hueheuheuhue
barusan juga abis talkshow nih ma orang Bandung School of Communication Studies (BASCOMMS) kampanyean pada ceritanya huhuhuh
ah.. minggu nanti emang mao ke kondangan
pasti ta sempat nonton tv hihihi
natazyas last blog post..&lt;a href=&quot;http://natazya.wordpress.com/2008/07/17/muvee-again-and-again-d/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Muvee again and again :D&lt;/a&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>kalau tiada dvd memang mending tanpa tv hueheuheuhue</p><p>barusan juga abis talkshow nih ma orang Bandung School of Communication Studies (BASCOMMS) kampanyean pada ceritanya huhuhuh</p><p>ah.. minggu nanti emang mao ke kondangan</p><p>pasti ta sempat nonton tv hihihi</p><p>natazyas last blog post..<a
href="http://natazya.wordpress.com/2008/07/17/muvee-again-and-again-d/" rel="nofollow">Muvee again and again :D</a></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: emyou</title><link>http://www.emfajar.net/film/20-juli-hari-tanpa-tv/comment-page-1/#comment-515</link> <dc:creator>emyou</dc:creator> <pubDate>Thu, 17 Jul 2008 09:50:44 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://www.emfajar.net/?p=90#comment-515</guid> <description>tanpa tv.. it&#039;s ok. kan masi bisa blogwalking hehehe....
emyous last blog post..&lt;a href=&quot;http://emyou.wordpress.com/2008/07/16/tentang-superboy-dan-superman/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Tentang Superboy dan Superman&lt;/a&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>tanpa tv.. it&#8217;s ok. kan masi bisa blogwalking hehehe&#8230;.</p><p>emyous last blog post..<a
href="http://emyou.wordpress.com/2008/07/16/tentang-superboy-dan-superman/" rel="nofollow">Tentang Superboy dan Superman</a></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Wempi</title><link>http://www.emfajar.net/film/20-juli-hari-tanpa-tv/comment-page-1/#comment-511</link> <dc:creator>Wempi</dc:creator> <pubDate>Thu, 17 Jul 2008 02:05:12 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://www.emfajar.net/?p=90#comment-511</guid> <description>sehari tanpa tv, bakal di ganti seharian di warnet, hahaha :mrgreen:
Wempis last blog post..&lt;a href=&quot;http://wempi.nokspi.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=99:beasiswa-jamsostek&amp;catid=37:wilmar&amp;Itemid=65&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Beasiswa Jamsostek&lt;/a&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>sehari tanpa tv, bakal di ganti seharian di warnet, hahaha :mrgreen:</p><p>Wempis last blog post..<a
href="http://wempi.nokspi.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=99:beasiswa-jamsostek&amp;catid=37:wilmar&amp;Itemid=65" rel="nofollow">Beasiswa Jamsostek</a></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: antown</title><link>http://www.emfajar.net/film/20-juli-hari-tanpa-tv/comment-page-1/#comment-510</link> <dc:creator>antown</dc:creator> <pubDate>Wed, 16 Jul 2008 21:02:28 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://www.emfajar.net/?p=90#comment-510</guid> <description>untung saya gak punya TV hehehe...
tapi tgl 20 ada kopdar di Ragunan, wah..kebtulan sekali, jadi gak bisa nonton TV saya.
antowns last blog post..&lt;a href=&quot;http://antownholic.blogspot.com/2008/07/duk-thak-duk-thak-duorr.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Duk Thak..., Duk thak Duorr!!&lt;/a&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>untung saya gak punya TV hehehe&#8230;<br
/> tapi tgl 20 ada kopdar di Ragunan, wah..kebtulan sekali, jadi gak bisa nonton TV saya.</p><p>antowns last blog post..<a
href="http://antownholic.blogspot.com/2008/07/duk-thak-duk-thak-duorr.html" rel="nofollow">Duk Thak&#8230;, Duk thak Duorr!!</a></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: kang boim</title><link>http://www.emfajar.net/film/20-juli-hari-tanpa-tv/comment-page-1/#comment-509</link> <dc:creator>kang boim</dc:creator> <pubDate>Wed, 16 Jul 2008 16:40:59 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://www.emfajar.net/?p=90#comment-509</guid> <description>benar..televisi tuh sekarang lebih banyak membawa dampak negatrifnya daripada positif.....
kang boims last blog post..&lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/~r/Pojok_waroengkopi/~3/336907143/rekruitmen-pegawai-pln.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;rekruitmen pegawai PLN&lt;/a&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>benar..televisi tuh sekarang lebih banyak membawa dampak negatrifnya daripada positif&#8230;..</p><p>kang boims last blog post..<a
href="http://feeds.feedburner.com/~r/Pojok_waroengkopi/~3/336907143/rekruitmen-pegawai-pln.html" rel="nofollow">rekruitmen pegawai PLN</a></p> ]]></content:encoded> </item> </channel> </rss>
