Ada Anti Inter di Serie A
Feb 12
Inter Milan belakangan banyak disorot oleh media Italia bukan karena prestasinya yang mencengangkan belum terkalahkan pada musim ini namun mengenai masalah bantuan wasit yang di berikan pada klub yang berjuluk Nerazzuri tersebut. Banyak pihak yang menuding bahwa perjalanan fantastis La Beneamata di serie A sampai giornata 22 ini lebih banyak disebabkan oleh bantuan dari wasit. Julukan Juventus baru pun disematkan kepada klub yang akan berulang tahun ke-100 tahun ini.
Kontroversi ini dimulai ketika Inter menjamu Parma di San Siro,, di pertandingan tersebut La Beneamata menang dramatis dari Parma,, dimana Parma yang telah unggul 2-1 dan bersiap menjadi tim pertama yang berhasil mengalahkan Inter musim ini harus gigit jari dengan keputusan wasit memberikan hukuman penalti sekaligus kartu merah akibat Fernando Couto yang tertangkap handsball di kotak terlarang,, karena hal itu moral pemain parma menurun dan Inter berhasil membalikkan keadaan dengan menang 3-2. Kontroversi yang kedua yaitu waktu Inter berhadapan dengan Empoli,, Inter juga diberikan hadiah penalti akibat ada pemain Empoli yang handsball di kotak penalti. Belum juga habis kontroversi yang satu muncul kontroversi yang lain ketika minggu lalu La Beneamata berhadapan dengan Catania,, gol pertama yang dicetak oleh Esteban Cambiasso di nilai banyak orang berbau offside tetapi wasit membiarkannya saja sehingga Inter kembali menang dengan skor akhir 2-0
Kontoversi yang dihadapi Inter bukan hanya menguntungkan tim tersebut tetapi ada yang merugikan,, seperti 3 pertandingan berturut-turut pemain Inter diganjar kartu merah yaitu pada coppa Italia menghadapi Juventus pemain yang dihukum Burdisso,, pertandingan berikutnya melawan Udinese pemain yang dihukum Cesar dan yang terakhir pada saat melawan Empoli Viera diganjar kartu merah oleh wasit. Namun bukan Inter namanya jika tidak bisa menunjukkan mental juaranya ketiga pertandingan tesebut dapat dilalui Inter tanpa kekalahan malahan mereka bisa menang dari Empoli.
Mancini sebagai pelatih dari Nerazzuri pun sempat dibuat berang dengan banyaknya anak asuhannya diusir oleh wasit sehingga ia sempat mengeluarkan komentar bahwa Inter seharusnya jadi kesepuluhan saja bukan kesebelasan. Sedangkan pada pertandingan melawan Catania Mancini berpendapat bahwa sulit bagi wasit untuk menentukan posisi offside.
Tetapi diluar semua kontroversi yang ada perjalanan Inter musim ini memang boleh kita acungi jempol sebagai tim terbaik di Italia musim ini. Buktinya saja bisa dilihat sampai sekarang belum ada tim di Serie A yang mampu menundukkan tim Massimo Morati tersebut walaupun dengan 10 orang pemain. Pihak-pihak yang selama ini banyak menuding Inter Milan melakukan konspirasi dengan wasit hanyalah sekadar sikap iri dan dengki terhadap pencapaian mereka sejauh ini.





















dan anehnya lagi Roberto Mancini nggak masuk nominasi pelatih terbaik, padahal performancenya lebih bagus dari pelatih-pelatih italia yang laen….
iy tuh… sebel banget gw pas pengumumannya… bisa-bisanya tu si Cesare Prandelli yang menang… Semuanya dah pada anti Inter di Italy…
emang milan bangke,jupe bangke,roma kutu kupret..tapi lo jg ngeselin jar..hehehe…pisss