Sebuah Objek Tontonan Baru Masyarakat Yang Bernama Kemiskinan
Jun 30
Kemiskinan merupakan masalah yang dari negara ini medeka sampai sekarang belum terselesaikan walaupun sudah berganti pimpinan negeri sebanyak enam kali tetap saja kemiskinan yang menjadi masalahnya bahkan makin bertambah. Menurut data dari Bappenas angka kemiskinan pada tahun 2009 meningkat menjadi 33,7 juta jiwa atau sekitar 14% dari seluruh jumlah penduduk Indonesia. Sungguh ironis apabila melihat angka tersebut jika dibandingkan dengan kekayaan alam baik darat maupun laut yang dipunyai Indonesia.
Terlepas dari masalah tersebut yang biarlah menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah ada fenomena baru belakangan ini tentang kemiskinan yaitu sepertinya penderitaan, kemelaratan dan kemiskinan menjadi objek tontonan baru di masyarakat dan diperdagangkan. Melihat dari banyaknya acara televisi yang menyuguhkan tontonan tentang kemiskinan, kita ambil contoh acara-acara reality show yang kini banyak beredar seperti Uang Kaget, Minta Tolong, Tukar Nasib, Dibayar Lunas, Bedah Rumah, dan masih banyak acara sejenis lainnya. Sepertinya acara-acara yang mempertontonkan kemiskinan tersebut menjadi barang dagangan yang sedang laku saat ini.
Ditambah lagi dengan sebagian besar para capres yang jualan kampanyenya kebanyakan tentang memberantas kemiskinan, sepertinya orang miskin sering mendapat perhatian kalo sedang mendekati pemilu, ga tau deh kalo ntar udah kepilih masih mau ga ya mereka mendekati orang miskin atau sudah lupa dengan janji-janji kampanye. Namun yang lebih mengejutkan lagi ketika melihat ada suatu acara beberapa waktu yang lalu di TV tentang adanya paket wisata kemiskinan, paket wisata tersebut menawarkan kemiskinan sebagai daya tariknya. Paket wisata yang dinamakan Jakarta Hidden Area Tour yang bertarif antara $65 – $165 rupanya cukup menarik minat wisatawan mancanegara bahakan ketika diwawancarai kru TV tentang alasan mereka memilih wisata tersebut, mereka mengatakan kalau wisata ke bali sudah biasa sedangkan wisata ke tempat orang miskin adalah suatu hal yang unik dan menarik.
Akankah kita bangga dengan semua itu bahwa ada suatu objek wisata yang belum tergali yaitu kemiskinan? kalo bangsa ini masih memiliki Harga Diri dan Kebanggaan pastinya malu dengan hal tersebut, bayangkan aja di negara yang katanya sih penuh dengan kekayaan alam ini tempat tinggal dan lingkungan orang miskinnya dijadikan sebuah objek wisata bagi orang asing. Mungkin aja dalam program tersebut baik reality show, kunjungan capres maupun wisata kemiskinan orang-orang miskin mendapatkan bantuan maupun sumbangan namun apakah dengan cara seperti itu untuk mengurangi kemiskinan.
Ternyata masih banyak aja pihak yang menggali keuntungan dari isu kemiskinan, mungkin langkah konkrit dari pemerintah yang dibutuhkan untuk mengurangi/memberantas kemiskinan bukan dengan hal-hal yang menjual tontonan kemiskinan. Atau Harga Diri dan Rasa Malu sudah hilang dari bangsa ini sehingga bangga kemiskinannya dijadikan tontonan!!
just share :koprol:




















kemiskinan itu komoditi kok emang … :bosen:
weh banyak yang jadi pengen terkenal diliat orang asing terus pada miskin duh indonesia tercintaku………
Orang miskin pun banyak yang mempertontonkan kemiskinannya di persimpangan jalan.
tapi orang yang mengambil keuntungan dari kemiskinan orang lain, wah… :hiks:
kemiskinan, wong cilik adalah sarapan apra pembuat janji dengan mimik muka yang dibuat buat sampai saya sebel ada isitilah
BAPAK, IBU SAYALAH YANG HARUS BERTERIMA KASIH…
tapi penggusuran dimana mana….nyesek…
apalagi nonton di TV sekarang dijakarta beli rumah musti milyaran karena dikuasai konglomerat tertentu…bayangin aja istilah beli rumah hanya Rp. 500 juta rupiah …nyinyir abis…mas:maho:
wew… keknya gw juga denger tuh paket spt itu :hiks::hiks:
duh … knpa bangsa ini bangga dengan kemiskinannya !?!? harusnya mah aib spt ini kan ditutupin .. e bukan di tutui, tp harus di tanggulangi ..
duh sampai kapan negeri ini akan spt ini …
Kemiskinan rakyat Indonesia jadi objek wisata bule. Apa kata dunia?
Duh, ane malu gan… :hiks:
mereka payah emang, kemiskinan suka dijadiin alat, dimanipulasi, sama pihak tertentu untuk tujuan sementara. belum ada satupun kebijakan konkrit yg nyata, bermanfaat dalam jangka panjang untuk hal tersebut. menyebalkan memang..
ironis memang hidup ini :lempar:
Ya itulah efek dari NeoLib yang mampu merubah semuanya mjd komoditas. Ga beda jauh lah ma kasus beberapa waktu yg lalu dimana seolah2 tiap mall menjual kaos bergambar che guevara tanpa tahu sapa itu che guevara. Miris jg sih ngeliatnya tp mo gmn lagi. Capek gw dituding sbg provokator mulu. Lha kok malah curhat hyahahaha…. :hore:
kalo kaya semua juga nggak enak..
siap yang mau jadi pesuruh…
wkekekeke
@Galih
bener jg sih.. tapi kan yang salah kalo hal tersebut dijadikan barang dagangan a.k.a tontonan :hiks:
@Brandal Surga
yup,, semoga bangsa ini jauh dari kesan seperti itu :yess:
@Cantiqi
Janji sih banyak tapi tindakan ga ada :lempar:
@Gie
sama.. saia jg malu..
@Afwan
sampai topengnya terungkap wan :tampar:
@Omiyan
yup bener bgt.. kayaknya negeri ini cuma buat yang kaya aja :lempar:
@Chic
komoditi para capres buat kampanye :hihi:
aduhhh.. indonesiaku..
sori gak sempat komen panjang nih, mau pulang hehe
Apalagi disaat pilpres kayak gini. Bener2 jadi ladang bwat menaikkan nilai didepan orang. Ckckckck…
pemerentah hanya bisa menyentuh level kebijakan sajah…(kalo yg dimaksod pemerentah pusat, dan semoga saja kebijakannya bener bener bijak.
lah sekarang apa gunanya pemerentah daerah ituh?
dulu diriku miskin loh, kalau makan kerupuk ama nasi doang bisa dijadiin parameter miskin :sip: , pada akhirnya yg bisa merubah hidup kita ya kita sendiri.
wahh,,kemiskinan merajalela,,
kejahatan juga akan merajalela,,
mas bisa tanya2 gag tentang blog??ada email??
@Damalyk
silahkan aja klo mo tanya2 da fb jg kok :yess:
@Cebong ipiet
di daerah sepertinya malah lebih parah ya bong :shock3:
@dKazuma
biasalah para capres lagi tebar pesona :lempar:
Semua emang bisa dibuat komoditi, apalagi kemiskinan (yang mayoritas ada di Indonesia). Hiks….
iyah.. menyebalkan.. tapi kalo ga suka yah ga usah ditonton lah..
duh duh.. gejala ga peduli umat.. :(
ada juga kok layanan tour untuk turis (asing atau lokal) yang mengadakan tour ke daerah kantong-kantong kemiskinan di jakarta (daerah kumuh…). materi jualan baru nih…wisata kemiskinan.
@Gerilyawan
ironis emang ya mas.. :lempar:
@Lala
saia ga suka nonton tuh :hihi:
@Bang Aswi
ironis.. padahal negara kita kaya raya :lempar:
kalau memang benar, fenomena seperti itu sungguh menyedihkan, mas fajar. bukannya mengangkat mereka dati lembah kemiskinan tapi justru melestarikan mereka agar memang miskin terus. repot!
edyan euy…. kemiskinan ne9eri kok dipertontonkan dan dijual :shock3: nda bener ini..:hiks: harusnya maLulah,aku ajah malu melihat ne9eri ini yan9 katana 9emaH ripah Lohjinawi dan makmur kok masih banyak yan9 miskin,dan sekaran9 jadi asseT wisata.. YA TUHAN….:hiks:
ya mo gmn lagi.. kan gak semudah membalikkan telapak tangan.. *sok bijak* :melet:
apa sih di negeri ini yg nggak laku dijual? kemiskinan, dalam kampanye2 kemarin sangat laris manis diobral ke mana2
Kadangkala Kemiskinan menjadi kosumsi Publik
Selama kemiskinan masih menjadi objek yang menguntungkan bagi politik, akan susah bagi negara ini tuk menghaspusnya.
selama ini masalah kemiskinan adalah kendaraan paling mudah untuk mencapai puncak pimpinan negri ini. :sliwer2:
“Kemiskinan di indonesia hanya sebagai tumbal ataupu Panggung sandiwara bagi para penjabat dari partai manapun.”:no::phew:cAPEK DECH??