YouTube (Akhirnya) Di Blokir
Apr 05
Setelah sekian lama mengundang kontroversi dengan menayangkan film yang mungkin paling kontroversial tahun ini Fitna, situs penyedia layanan share video YouTube akhirnya di blokir oleh pemerintah Indonesia :shock: . Tindakan ini mengikuti jejak dari Pakistan yang telah dahulu memblokir situs tersebut. Sejumlah Internet Service Provider (ISP) di Indonesia memilih takluk pada Surat Sakti Depkominfo yang meminta pencekalan situs berbagi video YouTube walaupun dalam surat tersebut tidak secara spesifik menunjuk YouTube. Menkominfo Mohammad Nuh sebelumnya telah mengirimkan surat resmi kepada segenap pengelola penyelenggara jasa internet untuk memblokir akses ke situs dan blog penyebar film Fitna :ups: .
Surat edaran itu dikirimkan kepada 146 internet service provider (ISP) dan 30 network access provider (NAP) di tanah air. Alasan yang diajukan dalam surat tersebut adalah potensi film Fitna menimbulkan gangguan hubungan antar umat beragama dan harmoni antar peradaban tingkat global. :wallbash: Sebenarnya apasih film Fitna tersebut sampai Youtube yang merupakan situs yang paling ramai di akses semua khalayak di dunia ini sampai di blokir oleh pemerintah Indonesia. Film yang disutradarai oleh anggota dewan Belanda yang bernama Geert Wilders yang ternyata memang seorang politikus yang kabarnya memang seorang yang radikal. Bahkan menurut kabar yang beredar Film Fitna ini sendiri mendapat larangan keras dari dalam negeri ” sang sutradara ” sendiri, bahkan perdana menteri belanda mengeluarkan pernyataan resmi bahwa film Fitna adalah ide dari geert sendiri bukan atas ijin Kerajaan Belanda.
Seluruh televisi belanda menolak untuk menayangkan film ini. Akhirnya beredarlah Fitna di internet, melalui situs penyedia video seperti you tube maupun you lake. Khusus you lake telah menghapus file film ini di sever situsnya karena mendapat kecaman dari berbagai pihak. Kontrovesi yang diakibatkan dari film ini tidak sependek dari durasinya yang hanya 15 menit. Protes terus bermunculan di penjuru dunia terutama negara dengan mayoritas Islam. Mengutip kata dari ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin, beliau mengatakan bahwa kita boleh saja marah :wallbash: karena kita memang harus marah, :murka: namun jangan sampai amarah kita ini menjadikan kita bertindak anarkis. Karena dengan bertindak anarkis tujuan dari Geert Wilders akan tercapai, yaitu mendeskriditkan Islam yang identik dengan kekerasan.
Mulai hari ini pengguna layanan speedy sudah tidak bisa lagi mengakses situs layanan berbagi video tersebut. Selain keluarga besar Telkom, Indosat cs juga tampaknya juga memilih tunduk pada permintaan Menkominfo. Nah pertanyaannya kini apakah tindakan pemerintah Indonesia dengan melakukan pemblokiran akan direspon oleh YouTube atau hanya akan dibiarkan saja karena posisi tawar Indonesia di dunia internasional yang lemah. Sebagai penikmat layanan YouTube harus bersabar dahulu sampai situs tersebut tidak diblokir lagi olehpemerintah (tapi sampai kapan ya… :mupeng: )
sumber : detik.com




















Selain pemblokiran, hal ini juga harus dicermati dengan updaya diplomasi kita di forum internasional.. namun demikian, terlepas dari itu – dari kapasitas individu, jadilah warga muslim yang baik dan faham agama.. agar bisa menjadi role model.
Salam hangat dari afrika barat!
Waduh tapi jangan situsnya yang di blok, postingan yang ada ‘Fitna’ aja yang diblok, ibarat menemukan tikus dalam rumah. Masak rumahnya yang dibakar? Cari saja lubang tikusnya terus tutup lubangnya
@ domba garut
bener banget mas upaya diplomasi juga perlu dilakukan, jangan sampai kita berbuat anarkis sehingga makin memperburuk citra Islam :ngudut:
@deniar
sepertinya sampai saat ini hari ini baru XL yang ngeblokir, kalo Telkom ama Indosat masih mempelajari surat dari menkominfo tersebut
diblokir? enggak tuh… xixixixi
@shiddieq
speedy kayaknya belom diq,, ga jelas jg nih kelanjutan kasus pemblokirannya… biasalah pemerintah Indonesia :gg: