Saat seorang salesman muda menemui ajalnya, dia diberi pilihan tempat di mana akan menghabiskan waktu selamanya, di surga atau neraka. Dia diizinkan mengunjungi keduanya, baru kemudian memutuskan maka terlibatlah pembicaraan antara dia dengan malaikat. Lalu dia memutuskan untuk melihat surga terlebih dahulu.
Lalu seorang malaikat mengantarkannya. Di sana dia merasa damai dan murni, semua orang memainkan harpa dan makan anggur. Kelihatannya enak, tetapi sang salesman tidak mau tergesa-gesa menentukan pilihan. Maka dia berkata lagi kepada malaikat.
Salesman: “Bolehkah saya melihat neraka sekarang?”
Malaikat kemudian mengantarkannya ke basement untuk dipertemukan dengan setan sang penghuni neraka.
Malaikat: “Hei Setan tolong kau antarkan orang ini berkeliling neraka!”
Si Setan: “Baiklah, siap laksanakan!”
Selama setengah jam, sang salesman diajak jalan-jalan ke tempat yang terlihat seperti klub malam terbaik yang pernah dia lihat. Orang-orang sedang berpesta dan mereka terlihat sangat menikmatinya. Ketika tur selesai, sang salesman dibawa kembali ke malaikat yang menanyakan apakah dia sudah siap menentukan pilihan
Malaikat: “Apakah kamu sudah menentukan pilihan untuk menetap dimana?”
Salesman: “Ya, saya siap, walaupun surga terlihat sangat menyenangkan, tetapi harus saya akui bahwa neraka adalah tempat yang lebih cocok untuk saya. Maka, saya memutuskan untuk menghabiskan sisa hidup saya di neraka saja.”
Malaikat: “Baiklah, kalo begitu kamu akan segera dikirim ke neraka.”
Jadi, dia dikirim ke neraka, dilempar ke gua, dirantai di tembok, lalu disiksa. Sang salesman berteriak protes,
Salesman: “Kok, ini beda sekali dengan apa yang terlihat sebelumnya? Apa yang terjadi?!”
Si Setan: “Oh, itu! Itu tadi kan hanya demo penjualan saja.”
Salesman: %^^^$$##@*)*(
Makasih dah berkunjung ya Pak, td siang sempet kesini. heheheh, blog saya td baru 3 hari, padahal saya juga pnya yg lain, tp dibohongi ma yg nyewain hosting. banyak belajar dari anda pak, mohon bantuane
sama2 gan
sebenarnya isi ceritanya punya makna lebih dalam
“demo penjualan” ibarat godaan dunia.. yg menampilkan kesenangan, pesta, maksiat seolah indah dan nikmat…
itulah demo untuk neraka
selanjutnya baru deh merasa siksaan..
nice joke.. !
bahahaha
ketipu sama demonya tuh
wow … sebuah tulisan yang kritis banget nih, mas fajar. ternyata demo penjualan seringkali tak seindah dengan kenyataannya, ya, hehe ….
demo nya dari setan sih pak.. hehe
hahahhha,,,, ngeri yoooo ternyata sales penjualan….
Hahaha….
wahahaha.. Klasik bener.. dulu ada nih kumpulan buku2 mati ketawa ala rusia.. mati ketawa ala gusdur.. ya gak sih..? Apa kabar ya mereka..? :))
iya ya jadi inget “mati ketawa ala gusdur” humor yg bikin ngakak sekaligus smart
kalo ga salah ada facebooknya dulu sekarang masih ada ga yah?